Kunci sukses pembentukan Family Office terletak pada kepastian hukum. Kepastian hukum itu khususnya dalam hal penyelesaian sengketa bisnis non litigasi seperti melalui arbitrase.
"Jadi kalau ada legal certainty ini mereka selesai masalah. Apa itu? Common law. Common law itu sebenarnya mereka pikir sederhana kok, arbitrasenya itu kalau sudah ditentukan, putus, kalah, menang, ya sudah jangan lagi appeal," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarinvest) Luhut Binsar Pandjaitan, dikutip Jumat (2/82024).
Menurut Luhut, untuk memastikan arbitrase tanpa banding maka pemerintah harus memiliki hakim yang memiliki sertifikasi internasional.
Luhut mengaku, sudah berbicara dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) supaya hakim-hakim arbitrase nantinya berasal dari negara-negara yang sudah sukses membangun Family Office. Misalnya berasal dari Uni Emirat Arab dan Singapura.
"Saya bilang sama Bapak Presiden, sebenarnya ambil aja yang dipakai oleh mereka, atau yang dipakai Singapura, atau yang dipakai orang yang sudah punya reputasi. Jadi enggak bisa lagi orang, dan kemarin saya di Jogja, UGM, diskusi sama profesor siapa itu, dia bilang, betul Pak Luhut. Dibenarkan itu," kata Luhut.
Luhut mengatakan, Presiden Jokowi dan Presiden Terpilih Prabowo Subianto sudah setuju dengan usulan pembentukan Family Office tersebut.
"Sangat menyambut baik. Sama Pak Prabowo, sama saja. Saya ngomong sama beliau lama mengenai ini. Jadi jangan kehilangan waktu. Nah sekarang timnya ini lagi memfinalkan ini semua. Kami berharap sebelum Oktober, ini semua sudah selesai. Dan Presiden juga mau. Itu sama dengan Pak Prabowo," kata Luhut.
Menurut Luhut, dalam membangun Family Office ini dia juga telah pergi ke Abu Dhabi dan Dubai di Uni Emirat Arab (UEA) untuk meminta bimbingan sebagaimana saat membangun Sovereign Wealth Fund (SWF) yang kini telah terbentuk dengan nama Indonesia Investment Authority (INA).
"Karena yang membimbing kami dulu, membuat INA, Indonesian Sovereign Wealth Fund itu adalah mereka. Saya ingat itu 3 tahun yang lalu dengan Presiden Jokowi dan ketemu dengan MBZ (Presiden UEA Mohamed Bin Zayed) di Bogor," pungkas Luhut. []
© Copyright 2024, All Rights Reserved